Maulid Nabi S.A.W
📅 17 Sep 2026, 08:10 WIB
✍️ Oleh: Administrator SD NEGERI 1 OLEAN
👁️ 2x dibaca
Maulid menjadi momentum umat Islam untuk mengenang kelahiran Nabi Muhammad SAW yang membawa cahaya Islam bagi semesta alam. Mengutip laman dki.kemenag.go.id, kata maulid atau maulud berasal dari bahasa Arab yang berarti hari lahir.
Nabi Muhammad lahir pada tanggal tanggal 12 Rabiul Awal tahun 570 Masehi. Tanggal tersebut kemudian diperingati sebagai peringatan Maulid Nabi bertahun-tahun setelahnya. Peringatan hari lahir Nabi Muhammad SAW sering dilakukan dengan beragam cara. Indonesia dengan kekayaan khazanah budayanya, mempunyai tradisi yang berbeda-beda dalam merayakan Maulid Nabi. Peringatan kelahiran Nabi Muhammad SAW menjadi momentum untuk merefleksikan diri sekaligus meneladani perilaku sang Rasul. Sebab, Rasulullah adalah suri teladan terbaik bagi umat manusia. “Keteladanannya pasti akan bisa diikuti hingga hari akhir,”banyak perilaku Nabi yang dapat dicontoh generasi saat ini, mulai dari akhlak, adab, hingga kejujuran. Hal ini tercermin dari upaya Rasulullah menegakkan hukum, memberdayakan ekonomi, hingga menggelar sistem pendidikan. Baginya, Rasulullah adalah pribadi yang teratur dan sabar. Salah satu akhlak Nabi yang harus diteladani saat ini adalah kejujuran. Sifat ini sangat penting dalam membina hubungan antar masyarakat dan menjawab kemaslahatan umat.
Nabi Muhammad SAW harus menjadi teladan umat Islam. Saat seseorang menyukai orang lain dan menjadikannya idola, maka sifat-sifat sang idola akan disukai oleh penggemarnya. Dengan menjadikan Nabi Muhammad SAW sebagai idola“Meneladani beliau adalah bagian dari rasa senang kita atas kelahiran Rasul dan sekaligus merayakan Maulid Nabi Muhammad SAW,” imbuhnya.”Nilai-nilai Nabi Muhammad harus hadir dalam kehidupan. Itu bagian dari kita untuk meneladani Nabi.”
Tag:
#kegiatan tahunan